Rabu, 30 Oktober 2013

Puisi kesenjangan sosial

                          Dia
                Karya : Bagas P.J

Dia yang merana di tepian
Meronta logam bersimbah satuan
Membuat pejalan seakan tuan
Menjerit kebahagiaan dalam angan

Dia nan molek bersimbah kotoran
Mencari kerdus tuk disimpan
Bersama sejuta kedip impian
Menganggap hidup beban tak ringan

Dia yg melewati waktu sendu
Dengan mengangkat liang rindu
Yang mulai semu dimakan waktu
Dalam dentingan hati nan ragu

Dia yang melalui rembulan
Beratapkan langit dan khayalan
Melampaui cinta dalam angan
Melalui kelabu tanpa sungkan

Dia yang menanam asa
Tak ingin anaknya juga merana
Meratap nasib sang bunda
Harap dan doa selalu ada

Dia yang bosan menderita
Tak pernah menjerit kpd Tuhannya
Walau harta tak didapatnya
Merelakannya demi cinta

Dia yg selalu bersyukur dan berdoa
Tak seperti diri dalam kaca
Yg selalu merengek akan tugasnya
Dan tak sadar akan penderitaan...dia

Selasa, 29 Oktober 2013

Puisi Cinta

                         Untuk-mu
                   Karya : Bagas P.J

Jika ku miliki seribu cara
Kan ku raih kau tanpa nestapa
Jika ku punya sejuta cinta
Kan ku bawa kau menjadi yg utama

Ingin-ku melindungi-mu
Malam-mu selimutiku
Cahya-mu terangiku
Indera-ku menagkapmu

Kulewati seratus kalbu
Tuk merasakan indah -mu
Kan-ku tinggalkan intuisi-ku
Tuk dapat menyentuh-mu

Rinduku tak setajam lusa
Gapai-ku tak setinggi rasa
Kait-ku tak sekuat miliknya
Bungaku tak seharum dirinya

Walau rembulan telah ia miliki
Namun kejarku sanggup menandingi
Kan kutapaki semua rotasi
Hanya untuk bersanding dgn ilusi

Putihmu hilangkan memoriku
Indahmu detupkan jantungku
Senyummu lelehkan nadiku
Hatimu hilangkan sakitku

Jika tak kudapatimu
Relakan hatiku tercabik waktu
Yg berdenting menunggu hadirmu
Hilanglah hatiku yg hanya satu

Sabtu, 19 Januari 2013

IX Badai

      Menurut gue,sahabat itu adalah salah satu bagian hidup yang gk bisa terlupakan. Gue sekarang masih SMP kelas 3 dan kelas gue diberi julukan IXBadai. kata 'Badai' di sini menggambarkan jutaan kenangan yang gk bakalan terlupa. Menurut gue,kelas 9 ialah kelas paling berat yang pernah gue alami. Banyak tekanan untuk lulus dan masuk SMA favorit. Menurut gue,yang paling berat di kelas 9 itu ialah saat dimana kita harus berpsah untuk bersekolah di tempat yang berbeda. Sekarang gue bersekolah di Bogor dan gue akan SMA di Solo. Jarak Bogor ke Solo kira-kira 650 KM dan harus ditempuh selama 12 jam menggunakan mobil (kalo kagak macet). Gue pernah karokean bareng temen-temen gue,dan saat menyanyikan lagu "Ingatlah Hari Ini" yang dinyanyikan oleh Project Pop,gue dan temen-temen gue nangis masal. Saat di Solo mungkin gue akan bertemu dengan temen-temen SMP 1 tahun sekali. Bisa dibayangin temen main yang hampir gak ada hari tanpa ketemu mereka dan setelah lulus gue cuma bisa liat mereka secara langsung cuma sekali setahun. Gue pasti bakalan telponin mereka setiap minggu,skype-an,twitter-an,facebook-an,dan BBM-an sama mereka terus. Gue sebenernya masih pengen lama-lama bareng mereka,tapi inilah hidup. Hal memalukan udah pernah gue rasakan bareng mereka,contohnya masalah seleting celana,celana dalam yang nongol keluar dan masih banyak lagi. Hal baik adalah hal paling banyak yang pernah mereka tumpahkan ke gue,contohnya saat mereka ngajarin gue tentang arti hidup sebenarnya.

 FOLLOW official twitter kelas gue di @IXBadai dan twitter gue di @bagasjati2

Angkot (ilustrasi)

      kenalin,nama gue Jack biasa dipanggil kuntung. Gue juga bingung kenapa gue dipanggil kuntung,padahal nama panjang gue Jack Mushtung dan orang tua gue selalu diem kalo ditanya arti nama gue. Menurut gue, kagak enak punya nama panggilan kuntung karna temen-temen loe akan manggil loe 'tung' dan gue juga bingung kenapa kalo di angkot dan ada temen yang manggil gue dengan sebutan 'tung' maka orang di samping gue ketawa. Sebenernya sakit hati karna banyak yang kira nama asli gue itu Lutung,tapi apa boleh buat,nasi sudah menjadi bubur. Waktu SMP sampe SMA gue selalu jadi anak paling ganteng di kelas,karna gue home schooling. Setelah lulus SMA gue akhirnya dilepas sama keluarga gue,dan gue nge-kos di bilangan Depok. Gue sekarang ambil S1 dan sekarang lagi proses bikin skripsi dan yang kali ini gak boleh gagal. Gue udah 6 tahun kuliah dan gue juga bingung kenapa skripsi gue selalu ditolak. Skripsi gue yang terakhir berjudul 'penemuan sebuah benda'. Di dalamnya diceritakan tentang penemuan gue berupa benda yang bisa memantulkan cahaya dan jika kita melihat ke benda tersebut,maka diri kita juga akan terlihat di dalam benda tersebut,akhirnya benda tersebut gue namakan kaca.
      Setiap orang memiliki hari terbaik. Menurut gue,hari terbaik itu ialah hari yang mengandung pengalaman yang tak terlupakan ,dan hari senin adalah hari terbaik gue. Karna setiap hari senin gue selalu dimarahin dosen dan setiap hari senin,gue dipalakin sama preman di gang deket kos-kosan. itu adalah pengalaman yang gak bakalan gue lupakan. Angkot adalah salah satu angkutan paling terkenal di Depok. Siapa sih yang gak tau sama angkot? Gue pernah survey sama temen-temen gue ke beberapa pelosok desa di Depok. Gue tanya beberapa orang tua akan pengetahuannya akan artis-artis beken ibukota,tetapi tidak semuanya tau dengan nama-nama artis yang gue tanyakan. Disaat gue tanya "apakah kamu mengetahui yang namanya ankot?" lalu 100% dari mereka menjawab "ya,saya tahu". Jadi gue mendapatkan garis besar kalau angkot adalah benda yang paling terkenal se-Depok.
      Sehabis survey,gue pulang bareng cewek yang gue taksir,namanya Linda. Menurut gue,dia adalah orang paling cantik di kampus. Saat naik angkot,ia malangkah dengan anggunnya menaiki tangga kecil di pintu dan tanpa duga,kepalanya membentur atap angkot dan semua orang di dalam angkot tertawa. Lalu gue turun dan meninggalkan Linda begitu saja yang sedang merengek kesakitan dengan kepala yang benjol sebesar jambu bol.
(cerita ini adalah fiktif belaka. Jika ada kesamaan alur cerita atau tempat, itu adalah sebuah ketidak sengajaan)