kenalin,nama gue Jack biasa dipanggil kuntung. Gue juga bingung kenapa gue dipanggil kuntung,padahal nama panjang gue Jack Mushtung dan orang tua gue selalu diem kalo ditanya arti nama gue. Menurut gue, kagak enak punya nama panggilan kuntung karna temen-temen loe akan manggil loe 'tung' dan gue juga bingung kenapa kalo di angkot dan ada temen yang manggil gue dengan sebutan 'tung' maka orang di samping gue ketawa. Sebenernya sakit hati karna banyak yang kira nama asli gue itu Lutung,tapi apa boleh buat,nasi sudah menjadi bubur. Waktu SMP sampe SMA gue selalu jadi anak paling ganteng di kelas,karna gue home schooling. Setelah lulus SMA gue akhirnya dilepas sama keluarga gue,dan gue nge-kos di bilangan Depok. Gue sekarang ambil S1 dan sekarang lagi proses bikin skripsi dan yang kali ini gak boleh gagal. Gue udah 6 tahun kuliah dan gue juga bingung kenapa skripsi gue selalu ditolak. Skripsi gue yang terakhir berjudul 'penemuan sebuah benda'. Di dalamnya diceritakan tentang penemuan gue berupa benda yang bisa memantulkan cahaya dan jika kita melihat ke benda tersebut,maka diri kita juga akan terlihat di dalam benda tersebut,akhirnya benda tersebut gue namakan kaca.
Setiap orang memiliki hari terbaik. Menurut gue,hari terbaik itu ialah hari yang mengandung pengalaman yang tak terlupakan ,dan hari senin adalah hari terbaik gue. Karna setiap hari senin gue selalu dimarahin dosen dan setiap hari senin,gue dipalakin sama preman di gang deket kos-kosan. itu adalah pengalaman yang gak bakalan gue lupakan. Angkot adalah salah satu angkutan paling terkenal di Depok. Siapa sih yang gak tau sama angkot? Gue pernah survey sama temen-temen gue ke beberapa pelosok desa di Depok. Gue tanya beberapa orang tua akan pengetahuannya akan artis-artis beken ibukota,tetapi tidak semuanya tau dengan nama-nama artis yang gue tanyakan. Disaat gue tanya "apakah kamu mengetahui yang namanya ankot?" lalu 100% dari mereka menjawab "ya,saya tahu". Jadi gue mendapatkan garis besar kalau angkot adalah benda yang paling terkenal se-Depok.
Sehabis survey,gue pulang bareng cewek yang gue taksir,namanya Linda. Menurut gue,dia adalah orang paling cantik di kampus. Saat naik angkot,ia malangkah dengan anggunnya menaiki tangga kecil di pintu dan tanpa duga,kepalanya membentur atap angkot dan semua orang di dalam angkot tertawa. Lalu gue turun dan meninggalkan Linda begitu saja yang sedang merengek kesakitan dengan kepala yang benjol sebesar jambu bol.
(cerita ini adalah fiktif belaka. Jika ada kesamaan alur cerita atau tempat, itu adalah sebuah ketidak sengajaan)